Integrity: Help Others for Nothing But Love

Tak sengaja menemukan buku tugas DINAMIKA 2010 yang teronggok di lemari, lalu sedikit membaca-bacanya. Ketika membaca resume ini saya merasa sayang kalau ceramah itu terlupakan begitu saja, yah jadi saya blog saja. Well, tapi saya sedikit merubahnya sehingga tak sama persis dengan resume di buku tugas, tapi bukan perubahan yang material, cuma a bit grammar and idioms enhancements, isinya tetap saya pertahankan sama. Selamat menikmati 🙂

Integrity: Help Others for Nothing But Love

What is an integrity? Mr. Hario Damar does not want to make a definition of integrity for us. He just want us to simply have it. Because it doesn’t mean anything when we understand what an integrity is but we don’t have it in our heart and soul.

Baca lebih lanjut

Iklan

Memasang Linux Mint 11 (Katya) dan Windows 7 agar Dual Boot di Netbook: Apa yang akan dilakukan jika dual boot sudah berhasil (4 – selesai)

Melanjutkan posting sebelumnya, posting kali ini adalah posting pemungkas dari segala keluh kesah sayah di posting-posting berikutnya… Begitu Katya dan Jendela bisa tinggal serumah, masalah ternyata belum berakhir, mereka masih rebutan harta warisan papah, rebutan perhatian abang bakso yang keren, dan saling meracuni minuman masing-masing *suara drum berdentum kayak di sinetron*, eh tapi bohong ._. Masalah sesungguhnya a-da-laaaah … *tangan diacungkan ke atas a la Pitri Tropikah*

Baca lebih lanjut

Memasang Linux Mint 11 (Katya) dan Windows 7 agar Dual Boot di Netbook: Menyiapkan Live USB Installer (3)

Di postingan sebelumnya, saya menumpahkan kegalauan akan bagaimana harus membagi partisi harddisk, nah kini saya akan curhat tentang kerempongan dalam menyiapkan Live USB untuk memasang sistem operasi.

Netbook saya ini, seperti kebanyakan netbook, atau barangkali memang demikianlah definisi sebuah netbook, tidak punya CD-ROM drive *suara petir menggelegar*. Bukan masalah. Saya bisa membuat Live USB Linux Mint 11 (Katya) dengan bantuan aplikasi Unetbootin. Bahkan nubi tolol macam saya tak perlu terlalu mengernyitkan dahi melakukannya. Easy Peasy. Yeah, itu adalah easy peasy, setidaknya hingga saya menyadari bahwa: Windows 7 tidak seperti Linux!

Baca lebih lanjut

Memasang Linux Mint 11 (Katya) dan Windows 7 agar Dual Boot di Netbook: Merencanakan Partisi Harddisk (2)

Melanjutkan postingan sebelumnya, postingan kali ini berkisah tentang kegalauan masalah partisi harddisk. Sistem operasi apapun harus dipasang ke suatu partisi, kau tahu.

Partisi adalah pembagian ruang dalam harddisk. Ibaratnya, sebuah ruang besar yang akan dijadikan kantor dipasangi sekat-sekat untuk membentuk ruang-ruang. Sekat-sekat ini bisa digeser-geser, sehingga suatu ruang yang dilingkupi sekat tersebut bisa makin besar, makin kecil, atau pindah posisi. Nah ruang inilah yang disebut partisi. Partisi ada dua macam, Primary dan Logical. Saya kurang paham apa yang dimaksud Primary atau Logical ini ._. Yang jelas suatu harddisk fisik hanya dapat memiliki 4 partisi Primary, tapi bisa memiliki beberapa partisi Logical. Barangkali partisi Primary artinya adalah partisi yang dikenali DOS dan OS sedangkan partisi Logical adalah partisi yang hanya dikenali OS.

Baca lebih lanjut

Memasang Linux Mint 11 (Katya) dan Windows 7 agar Dual Boot di Netbook: Kenapa (1)

Ini bukan tutorial profesional, namun lebih tepatnya pengalaman dan curhatan saya dalam memasang Linux Mint 11 dan Windows 7 dan menjadikan netbook saya bisa dual boot.

Well, semua ini bermula saat Negara Api menyerang :S Er… maksudnya saat Windows 7 saya (bajakan) yang terpasang di netbook terdeteksi kepalsuannya oleh Microsoft X) Entah kapan tepatnya saya kurang tahu, barangkali saat terhubung ke WiFi pubic *eh maksudnya public*, tanpa saya sadari Windows 7 saya melakukan pemutakhiran, akibatnya ketidakasliannya jadi terdeteksi. Padahal saya yakin benar saya sudah mematikan fitur pemutakhiran otomatis *ibarat bangkai mau dibungkus gimana akan tercium jua baunya*. Saya tidak mempermasalahkan wallpaper yang tak dapat dipasang ataupun tulisan “This copy of Windows is not genuine” yang bertengger di pojokan layar *agak malu juga sih :”)* Namun yang paling mengganggu adalah jendela yang selalu muncul tiap netbook dinyalakan membuat tangan saya lelah mengeklik untuk menutupnya -_-”

Baca lebih lanjut